Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025
Perkenalkan nama saya Shintia Simanjuntak saat ini kuliah di Fakultas Pertanian dengan Program Studi Teknologi Hasil Pertanian di Universitas Katolik Santo Thomas Medan.  Dulu, singkong sering dianggap sebagai makanan “kelas dua” yang hanya dikonsumsi di desa. Namun kini, citra itu berubah. Di tengah tren pangan sehat dan keberlanjutan, singkong justru kembali naik daun sebagai sumber pangan lokal yang bergizi, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi tinggi. Menurut data yang dikumpulkan Panganpedia, setiap 100 gram singkong mengandung sekitar 160 kalori, 38 gram karbohidrat, serta vitamin C dan serat alami yang baik untuk pencernaan. Tak hanya itu, daun singkong juga menyimpan protein nabati dan zat besi yang menjadikannya salah satu bahan pangan paling lengkap yang dimiliki Indonesia. Kini, singkong bukan lagi sekadar camilan rumahan. Melalui inovasi, muncul berbagai produk turunan seperti tepung mocaf (Modified Cassava Flour), snack bebas gluten, hingga bioplastik ramah lingkunga...